RELAKSASI ‘DI ATAS AWAN  

Posted by Kemauan in


Dapatkah Anda membayangkan rasanya duduk di atas awan? Setelah demikian lelah melewati hari-hari Anda dengan pekerjaan-pekerjaan Anda, tidak ada hal lain yang diinginkan selain relaksasi yang nyaman. Ingin rasanya andaikan dapat beristirahat di atas awan yang empuk dan nyaman.

Kini Anda dapat mewujudkan impian tersebut dengan ‘awan’ Anda sendiri di dalam rumah. Lembut dan empuknya awan bukan lagi hanya angan-angan yang tidak dapat dicapai.

Sebuah konsep baru oleh Koo Touch, D. K. Wei merancang sebuah sofa yang dapat melayang di udara. Sofa ini menggunakan teknologi magnetic sehingga dapat melayang di udara, yang akan membuat Anda serasa duduk di atas awan.

Bayi Kembar Satu Ibu Lain Ayah  

Posted by Kemauan in


Peristiwa langka ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi para pasangan yang berselingkuh untuk memikirkan kembali akibatnya.

Mia Washington, seorang wanita dari Dallas, Texas, melahirkan bayi kembar yang diberi nama Justin dan Jordan. Saat bayi – bayinya berusia 11 bulan, Mia melihat perbedaan yang sangat besar pada wajah keduanya, meskipun keduanya terlahir hanya berselang tujuh menit.

Untuk menjawab rasa penasarannya, Mia bersama pasangannya, James Harrison melakukan tes DNA / uji paternitas di laboratorium DNA Clear Diagnostics. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa Jordan adalah anak dari James, sementara Justin anak dari pria lain. Dan Mia pun mengakui bahwa ketika tengah mengandung, ia berselingkuh dengan pria lain.

Dari hasil DNA tersebut tetulis bahwa peluang Justin dan Jordan punya satu ayah hanya 0,001 atau 1 : 1.000.000 (satu banding satu juta). “Sungguh di luar dugaan. Hampir semua orang tidak percaya dengan hasil ini. Tapi, kenyataan ini memang bisa terjadi. Kasus seperti ini sungguh sangat langka,” kata Genny Thibodeaux dari Clear Diagnostics.

Menurut Dr. Chris Drelling dari Paediatric Association of Dallas, diduga saat berhubungan dengan James dan selingkuhannya (identitasnya dirahasiakan), Mia sedang berada pada masa ovulasi. Dalam masa tersebut, sel telur yang sudah matang bisa bertahan pada saluran falopi selama 48 jam. Selama kurun waktu itu, dua sperma dari pria berbeda tersebut berhasil membuahi dua sel telur Mia.

Hasil yang mengejutkan itu mengguncang hubungan Mia dan James. Tapi setelah mendengar pengakuan dan permintaan maaf dari Mia, James memaafkan pasangan hidupnya tersebut. James pun bersedia menerima Justin sebagai anaknya sendiri. Untung saja .

Telur Kosong  

Posted by Kemauan in


Jeremy terlahir dengan tubuh yang bengkok, dan otak yang lambat kerjanya. Saat umur 12, ia masih dikelas 2, tampaknya tak mampu untuk belajar. Pengajarnya, Doris Miller, sering dibuat mendongkol dan jadi jengkel. Seenaknya ia menggeliat-geliat sesukanya dibangku, ngiler, air liur bertetesan dan berbunyi aneh-aneh - mengorok! Terkadang, mendadak ia berbicara jelas dan berbunyi tersendiri, seakan ada seberkas sinar terang memasuki kegelapan otaknya.Namun, secara umum, Jeremy ini lebih sering jadi iritasi bagi gurunya.
Suatu hari ia memanggil orang tuanya, meminta mereka datang untuk berkonsultasi. Saat pasutri Forester memasuki ruang kelas yang kosong itu, Doris berkata pada mereka, "Jeremy betul-betul butuh tinggal dalam sebuah sekolah yang 'khusus'. Tidak fair dan kurang adil baginya kalau dikumpulkan dengan anak-anak yang lebih muda yang tak bermasalah untuk belajar. Coba, umurnya kan beda 5 tahun lho, dengan murid-murid lainnya."

Bu Forester menangis diam-diam, menutupi dengan tisyu, sementara suaminya berbicara. "Nona Miller," katanya, "Dekat-dekat sini tidak ada SLB seperti itu. Lagian, akan menjadi suatu kejutan dan pukulan berat bagi Jeremy bila kami harus mengeluarkannya dari sekolah ini. Kami tahu ia sangat suka disini." Doris masih tinggal duduk lama sekali setelah mereka itu pergi, menatap kosong lewat jendela memandangi salju diluar.

Dinginnya seakan menyusup kedalam jiwanya. Betapa inginnya ia bersimpati dengan suami istri Forester. Bagaimanapun juga, satu-satunya anak mereka berpenyakit yang tak tertolongkan. Sebaliknya, kurang adil pula menahannya dalam kelasnya. Ia masih punya 18 anak-anak kecil lainnya yang harus diajar, sedang Jeremy ini menjadi pengalih perhatian. Lagipula, ia tidak bakalan bisa belajar membaca maupun menulis. Buat apa memboroskan lebih banyak waktu lagi untuk mencoba? Sementara ia merenungkan situasi ini, rasa bersalah seakan meliputi dirinya.

"Ah, apaan sih, kok aku disini ngomel dan komplain,padahal masalah problem-problemku kan tidak berarti dibandingkan apa yang ditanggung keluarga naas itu," pikirnya. "Ya Tuhan, tolonglah agar aku bisa lebih bersabar dengan Jeremy."

Sejak hari itu, ia benar-benar berusaha keras mengabaikan segala bunyi-bunyian aneh dan pandangan-pandangan mata Jeremy yang kosong hampa. Kemudian suatu hari, bersusah payah ia menghampiri mejanya, menyeret kaki cacatnya di belakang dia. "Bu Miller, saya cinta padamu," serunya, begitu keras sehingga terdengar oleh seluruh kelas. Murid-murid lainnya dengan suara gelak ramai, tertawa terkekeh-kekeh, dan wajah Doris pun berubah jadi merah.

Tergagap ia berkata balik, "I-iya... Ibu tahu, i-itu baik sekali, Jeremy.T-tapi k-kau sekarang kembali duduk lagi ya..." Musim semi akhirnya tiba, dan anak-anak begitu asyik membicarakan datangnya Paskah. Doris menceritakan kisah Yesus, lalu untuk menekankan wacana adanya kehidupan baru yang melompat keluar, ia memberikan setiap murid sebuah telur plastik besar.

"Jadi, sekarang ini," katanya pada mereka, "saya ingin kalian masing-masing bawa pulang ini dan jangan lupa besok dibawa balik kesekolah, dengan mengisi sesuatu didalamnya yang menunjukkan kehidupan baru. Semua mengerti?"

"Iya, mengerti Buuuu," semua anak-anak sekelas menyahut bergairah sekali, kecuali Jeremy. Ia mendengarkan penuh perhatian, matanya tak pernah lepas dari wajahnya. Ia bahkan juga tidak mengeluarkan bunyi-bunyian yang biasanya aneh. Apakah ia mengerti apa yang ia ceritakan soal kematian dan kebangkitan Yesus? Apakah ia benar-benar mengerti tugas yang diberikan? Mungkin ia perlu memanggil orang tuanya dan menerangkan soal proyek itu.

Malam itu, tempat cuci piring didapur Doris mampet. Ia memanggil pemilik rumah dan menunggu sejam sampai ia datang melancarkannya kembali. Setelah itu ia masih harus belanja makanan, menyeterika blusnya, dan menyiapkan ujian perbendaharaan kata untuk esok harinya. Ia samasekali lupa menilpon orang tua Jeremy.

Besoknya, 19 anak-anak datang ke sekolah sambil tertawa dan ngobrol, sementara mereka menaruh telur-telur kedalam sebuah keranjang anyaman dimeja Nona Miller. Selesai dengan pelajaranan matematika, tiba saatnya untuk membuka semua telur. Dalam telur pertama, Doris menemukan sekuntum bunga.

"Ya, tentu saja, sekuntum bunga memang pasti pertanda suatu kehidupan baru," katanya. "Manakala tunas mulai menembus tanah, kita tahu musim semi ada disini."

Seorang gadis kecil, duduknya dibaris pertama, melambaikan tangannya. "Itu telurku, Bu Miller," teriaknya penuh semangat.

Telur selanjutnya berisi kupu-kupu plastik, begitu mirip asli. Doris mengangkatnya tinggi-tinggi. "Kita semua tahu bahwa seekor ulat berubah dan tumbuh menjadi seekor kupu-kupu yang cantik. Benar, ini juga suatu kehidupan yang baru."

Si Judy kecil dengan bangga masang senyumnya dan berkata. "Bu Miller, yang itu punya saya lho...."

Selanjutnya, Doris menemukan sepotong batu yang ditumbuhi mos, sejenis lumut-lumutan. Iapun menerangkan bahwa mos, juga, menunjukkan kehidupan. Billy berbicara dari belakang kelas itu, bergema bunyinya, "Ya, Papa yang membantuku."

Lalu, Doris membuka telur keempat. Ia agak terperanjat, terkesima... Lho, kok kosong tak berisi... Wah, ini pastilah punya si Jeremy, dan sudah tentu, begitu pasti, pikirnya, ia tidak mengerti instruksi yang diberikan. Ah, seandainya ia tidak sampai lupa menilpon orang tuanya.

Tiba-tiba, Jeremy berbicara. "Bu Miller, kok ibu tidak bercerita mengenai telurku?"

Doris, yang jadi agak bingung, menjawab, "Tapi Jeremy, telurmu ini kan kosong?"

Ia memandang kedalam matanya dan perlahan sekali suaranya keluar, "Yah, tapi kubur Yesus kan juga kosong."

Waktu seakan berhenti. Ketika ia bisa ber-kata-kata lagi, Doris menanyainya, "Dan, tahukah kamu mengapa kuburan itu kok kosong?"

"Oh, iya, iya.." ujar Jeremy, "Yesus dibunuh dan ditaruh disitu, lalu Bapaknya membangkitkan Dia."

Bel istirahat berbunyi.

Sementara semua anak-anak berdesakan lari-lari keluar kehalaman, Doris menangis. Rasa dingin dalam hatinya mencair hilang seluruhnya..........

Tiga bulan kemudian, Jeremy meninggal. Mereka yang berbela sungkawa kerumah duka diherankan ketika melihat 19 telur diatas peti matinya, semuanya kosong. "

Selamat Paskah  

Posted by Kemauan in

Google - Rencana Penguasaan Dunia (2)  

Posted by Kemauan in


Menambahkan posting sebelumnya mengenai service baru dari google yaitu Google Voice, baru-baru ini Google juga baru saja melaunching sebuah service baru bernama Google Latitude.

Google Latitude ini adalah sebuah layanan dari Google yang bisa melacak posisi teman-teman kita lewat Google maps.

Anda hanya perlu mendaftarkan nomor mobile phone anda maka anda bisa memantau ponsel tersebut dimana saja, terutama jika ponsel tersebut dicuri orang :)
Selain itu anda juga bisa add friends sehingga andapun bisa memantau posisi teman-teman anda, asyik bukan ?

Tapi ingat, teknologi seringkali punya dua sisi, dimana sisi pertama kelihatan begitu menarik, hi tech dsb, tapi disisi lain anda juga perlu memikirkan masalah keamanan. Coba bayangkan dengan bergabung di layanan tersebut, berarti anda juga punya kesempatan untuk kehilangan privacy anda, karena anda tidak bisa bersembunyi lagi, jadi cocok bagi anda yang ingin memata-matai pasangan anda :)

Mengenai masalah security ini Google Latitude menuai banyak kritik, tetapi mereka menjawab dengan janji bahwa Google tidak akan menyimpan informasi apapun tentang pergerakan user tersebut, hanya lokasi terakhir yang diambil oleh tracking service yang akan disimpan di Google, kata juru bicara Google.

Tertarik untuk ikutan bergabung di service ini ? Masih belum tau apakah Indonesia sudah termasuk dalam negara yang mendapat service ini, yang jelas di Inggris dan Amerika service ini tersedia gratis.

Google - Rencana Penguasaan Dunia  

Posted by Kemauan in

Saat ini google begitu mendunia dengan service-servicenya, siapa yang nggak tau tentang google ? Semoga bukan anda yang menjawab 'saya' atas pertanyaan ini :)

Kabar terbaru dari google adalah saat ini sedang dalam status akan di launching sebuah service baru dari google yaitu Google Voice.

Google Voice ini adalah sebuah layanan google yang memberi anda sebuah nomor untuk semua kebutuhan telepon anda, voice mail semudah email plus features-features tambahan yang melimpah seperti call block, screening, conference call, international call dsb

Jadi dengan layanan ini anda bisa men-setup sebuah nomor yang akan menderingkan semua nomor telepon yang anda link-kan ke Google Voice anda.

Hebatnya lagi layanan ini akan diluncurkan dengan harga GRATIS !! Tetapi saat ini layanan ini masih dalam taraf uji coba di lingkungan GrandCentral user saja. Kita tunggu saja launching produk ini :)